Bergabunglah ke Facebook fanpage "MEMBACA DI NEGRI PAMAN SAM" (MDNPS) dan Facebook group "Friends of MEMBACA DI NEGRI PAMAN SAM." Dapatkan kiriman artikel terbaru dan update berbagai program yang sedang berlangsung di MDNPS secara cepat dan mudah.

Jawaban artikel: Bukan Sang Putri Orbitan Walt Disney

Apel merah pembawa petaka

Para kurcaci kembali dari bekerja dan menemukan Snow White tergeletak mati. Mereka tidak menguburnya, karena Snow White bagi mereka hanya terlihat seperti tidur. Tubuhnya disimpan dipeti kaca oleh para kurcaci dan diletakkan dipuncak bukit. Sang pangeran memohon para kurcaci untuk boleh membawanya ke istana, dengan bayaran apapun di dunia [...]

Bukan Si Putri Salju orbitan Walt Disney? (Dari “Snow White & The Seven Dwarfs, A Tale From The Brothers Grimm” by R.Jarrell)

Pssstt…orang Jerman bilang, Putri Salju tidak pernah di-sun sang pangeran..!!

Tau Putri Salju kan??

Ceritanya begini. Adalah seorang putri, di negri antah-berantah yang telah kehilangan ibunya dimasa kecil. Ayahnya, sang raja, memilih untuk menikah lagi dengan seorang wanita yang sangat cantik. Sang wanita yang telah dipersunting menjadi ratu tersebut begitu cantiknya, namun kecantikannya ternyata tidak pernah membuatnya merasa “Pe-De.”

Setiap hari sang ratu bertanya pada cermin ajaibnya:

“Hai cermin ajaib…siapakah yang tercantik diseluruh negri..??”

Setiap hari pula sang cermin menjawab dengan jujurnya:

“Engkaulah yang tercantik diseluruh negri, baginda ratu..”

Demikianlah yang selalu berlangsung.  Sang putri cilik tumbuh berkembang, hingga suatu hari, saat sang ratu bertanya pada cermin ajaibnya, tanpa disangkanya, sang cermin memberikan jawaban berbeda:

“Punteen…baginda ratu, bahwa kini Putri Salju adalah yang tercantik..”

Haaah, sang ratu sangat murka, dan menyusun rencana untuk membunuh anak tirinya itu…demikianlah, cerita kemudian berlanjut…

Snow White And The Seven Dwarfs, A Tale From The Brothers Grimm. 2nd ed. 1973

Rupanya saya sedang rindu membaca buku dongeng. Waktu saya masih kecil, saya menyukai semua buku saya, namun secara khusus saya sangat suka membaca buku tentang dongeng tradisional, baik negri dalam maupun luar negri. Bagi saya, dongeng sangat berbeda dengan buku cerita biasa yang kebanyakan menceritakan tentang kisah sehari-hari, atau cerita sejarah tentang kejadian beberapa waktu yang lalu. Dongeng dapat membawa saya menembus ruang dan waktu sangat jauh, ke dunia yang berbeda, pada masa yang jauh berbeda juga. Pada saat itu, buku dongeng yang saya miliki, sangat terbatas jumlahnya, sehingga cerita-cerita dongeng tersebut saya dengar dan dapatkan dari majalah anak-anak.

Di negara-negara berbahasa Inggris, dongeng disebut juga fairy tales. Lima hari yang lalu, sambil mencarikan buku untuk anak saya, saya juga mencari buku-buku jenis ini. Kebanyakan buku dongeng yang ada saat ini merupakan bentuk-bentuk adaptasi, seringkali telah dimodernisasi dari dongeng aslinya. Kemudian saya menemukan buku ini, Snow White and The Seven Dwarfs.

Di tanah air kita, Snow White dikenal dengan nama “Putri Salju.” Buku yang saya temukan memuat kisah ini berjudul “Snow White and The Seven Dwarfs” yang bila diterjemahkan perkata akan menjadi “Putih Salju dan Tujuh Kurcaci.”

Kata-kata “Putri” tidak pernah ada dijudulnya. KLIK DISINI lanjutan: Bukan Si Putri Salju orbitan Walt Disney? (Dari “Snow White & The Seven Dwarfs, A Tale From The Brothers Grimm” by R.Jarrell)