Bergabunglah ke Facebook fanpage "MEMBACA DI NEGRI PAMAN SAM" (MDNPS) dan Facebook group "Friends of MEMBACA DI NEGRI PAMAN SAM." Dapatkan kiriman artikel terbaru dan update berbagai program yang sedang berlangsung di MDNPS secara cepat dan mudah.

Cuplikan Intisari Buku “The Art of Happiness” by Dalai Lama & H.Cutler, Tentang Mengatasi Rasa Marah & Benci.

Disarikan dari Bab 13 berjudul “Dealing With Anger & Hatred”

Batu penghalang dan penghancur kebahagiaan yang terbesar adalah amarah.

Hal ini sudah banyak sekali dibuktikan oleh para ahli.

Secara spiritual, amarah dapat memberikan perasaan sangat tidak nyaman, mengeruhkan penilaian seseorang, dan mengacaukan suatu hubungan.

Secara fisik, rasa marah itu sendiri, luapan kemarahan, dan tindakan permusuhan, secara khusus terbukti memberikan efek yang merusak sistem jantung bahkan melebihi faktor-faktor yang secara tradisional dianggap nomor satu, seperti tekanan darah tinggi atau high cholesterol.

Berlawanan dengan keyakinan banyak orang, meluapkan kemarahan terbukti tidak akan membuat kemarahan itu sendiri menghilang. Kemampuan untuk mengendalikan nafsu marah ini juga tidak tergantung pada keadaan ekonomi atau pendidikan (formal) seseorang.

Ada dua tipe amarah. Salah satunya adalah kemarahan yang dimotivasi oleh rasa sayang/ingin menjaga dan tanggung jawab. Jenis “amarah” seperti ini dapat memberi kekuatan yang besar bagi seseorang untuk bertindak sigap dan tegas. Namun karena kekuatan suatu kemarahan itu juga dapat berkembang menjadi sesuatu yang luar biasa besar dan membutakan, maka arahnya juga akan sulit dikendalikan, termasuk sisi efek konstruktif atau destruktif hasilnya. Kemarahan dan kebencian juga tidak bisa diatasi dengan semata-mata menekannya.

 

Obat ampuh dari marah dan benci adalah kesabaran dan toleransi.

 

Hal tersebut tidaklah mudah, dan hanya bisa dicapai oleh seseorang yang sungguh-sungguh dan memiliki motivasi yang kuat untuk itu. Perjuangan untuk mencapai sabar dan toleransi juga merupakan sesuatu yang harus dijalani secara berkesinambungan. Seseorang harus tetap teguh dalam melaksanakannya, karena pada prakteknya ditengah ikhtiarnya, seseorang tidak selalu memenangkan pertarungan melawan amarah, hal tersebut merupakan proses yang normal.

Buah dari kesabaran dan toleransi adalah kemampuan untuk memaafkan. Saat seseorang mampu bersabar dan bertoleransi, kemampuan untuk memaafkan akan menyusul dengan sendirinya.

 

Sumber:

“The Art Of Happiness; A handbook for Living”. His Holiness of Dalai Lama & Howard C. Cutler. 1998. Riverhead Books. New York: New York. (hlm 246-259)

 

Semoga bermanfaat,

Vhap

 

 

 

 

1 comment to Cuplikan Intisari Buku “The Art of Happiness” by Dalai Lama & H.Cutler, Tentang Mengatasi Rasa Marah & Benci.

Leave a Reply to sinna Cancel reply

  

  

  

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>